Selasa, 27 Januari 2015

Inggris 'Kemproh' Dan Jorok

Kotak Sampah Ini Tertata Rapi Dan Kelihatan Bagus
Kalau Dilihat Dari Belakang Sama Saja
Banyak Sampah Dibuang Tidak Pada Tempatnya

Saya baru beberapa hari yang lalu tinggal di Portsmouth, Inggris. Kali ini bukan datang sebagai turis dan sudah tentu saya tidak tinggal di Hotel yang bersih dan mewah, tapi tinggal di rumah sendiri dan berinteraksi dengan penduduk asli setempat. Rumah saya bukan di kawasan kumuh tapi cukup lumayan ditengah kota dan tidak terlalu jauh dari pusat pertokoan tempat turis biasanya shopping. Sebelum saya menulis ini, saya juga sudah menyaksikan daerah perumahan di kota Southampton dan juga London karena kota ini sering saya lewati dan tidak terlalu jauh dari Portsmouth. Paling lama 45 menit ke Southampton dan 1 1/2 jam ke London dengan mobil.

Sampah Ini Ngumpet Dibelakang Pagar
Nggak Bakalan Kelihatan Dari Jalan

Dari rumah yang saya sewa di Portsmouth ini, pelan pelan saya mulai mengenal tetangga dan tahu kebiasaan dan tingkah laku tetangga tetangga saya. Tulisan ini barangkali terbalik 360 derajat dari bayangan sebagian besar orang Indonesia di tanah air yang seringkali dapat informasi dari baca majalah majalah pariwisata atau sering mendengar cerita cerita dari saudara atau kawan yang baru saja pulang dari kunjungan wisatanya di Inggris.


Ini Halaman Belakang Rumah Orang Inggris
Lebih Jorok Dari Bantar Gebang

Majalah wisata atau cerita saudara/teman teman di tanah air memang seringkali 'nggedabrus' karena memang wartawannya menulis seperti layaknya seorang turis yang selalu melalui jalur jalur wisata saja. Sudah tentu semua jalur wisata akan selalu dijaga kebersihannya. Sejak tinggal di daerah perumahan, lewat halaman depan dan ngintip belakang rumah tetangga bisa saya lakukan setiap saat. Ternyata orang dimana saja 'sami mawon'. Kelakuannya juga sama saja, kadang buang sampah cukup dengan cara melemparkan sampah dari dalam rumah. Kadang buang sampah ke kotak sampah tanpa mau mendekat dan menempatkan sampah seenaknya. Baru beberapa hari saja saya sudah hapal. Kalau dengar suara Glodakkkk, artinya tetangga sebelah sedang buang sampah.


Kelakuan Orang Inggris
Naruh Sampah Di Pagar Tetangga
Malas Membuang Ke Tempat Sampah

Yang jahil juga ada, sampahnya dilemparkan ke halaman rumah orang karena males membawa ke kotak sampah yang jaraknya sebenarnya hanya sekitar 50 meter saja dari rumahnya. Bedanya dengan orang Indonesia sangat tipis sekali, orang Inggris lebih rajin memasukkan sampah kedalam plastik sampah sedangkan orang Indonesia umumnya sampahnya berantakan disekitar kotak sampah karena nggak dibungkus plastik sampah.. Tetapi kelakuannya sama saja, bungkusan sampah tidak dimasukkan kedalam kotak sampah tapi diletakkan di sekitar kotak sampah dan terkadang dilempar begitu saja dibelakang kotak sampah biar nggak kelihatan dari jalan.


Sampah Ditumpuk Dan Dionggokkan Di
Sudut Garasi Rumah
Ada pelajaran berharga yang saya dapat dari orang Inggris hari ini. Kali ini saya jadi rajin mengamati rumah rumah yang tidak ada CCTVnya. Siapa tahu, suatu saat nanti saya males bawa bungkusan sampah ke kotak sampah dan perlu saya titipkan ke halaman depan rumah tetangga. Cukup tengak tengok kanan kiri sebentar, lalu wuuzzz, saya lempar saja seperti penduduk lokal.

Orang Inggris Pinter Pinter
Menyembunyikan Sampah Dibalik Pagar


Tempat Sampah Ini Kosong Karena
Rumahnya Juga Kosong, Pantas Paling
Bersih Sendiri Dibanding Tetangga Yang Lain


Orang Indonesia Sering Bilang Inggris Itu Bersih
Dan Kinclong Dan Patut Ditiru Oleh Rakyat Indonesia
Nyatanya ? Sami Mawon


Seenaknya Saja Meletakkan Sampah Di Taman Kota
Kalau Gini Mah, Nggak Perlu Ditiru


Namanya Saja Tempat Sampah
Meskipun Warna Warni Tetap Saja Nggak Bagus
Kalau Penduduknya Malas Dan Meletakkan Sampah
Sembarangan Di Sekitarnya


Turis Kalau Lewat Naik Bus Pariwisata
Nggak Ada Yang Bisa Melihat Sampah Ini


Pagarnya Kurang Tinggi Sehingga
Sampah Kelihatan Dari Jalan. Pindahin Ya


Bagus Bagus, Kotak Sampahnya Besar
Jadi Kelihatan Bersih


Ini Ngawur Pol,
Lubang Sampah Terlalu Kecil, Jadi Diletakkan
Diatasnya Saja
Baca Juga :

31 komentar:

  1. Lumayanlah… ketimbang kalo Anda jalan2 di pinggiran Surabaya, daerah pergudangan, atau daerah Kenjeran (perkampungan nelayan). Lagipula, sampah disini bukannya ditata kayak itu, tapi tersebar tanpa tempat.
    Dan masih memberi rejeki pula pada pemulung :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Apanya yang lumayan. Dimanapun sampah itu bau dan jorok meskipun dibungkus plastik.

      Hapus
  2. Jadi dapet sudut pandang yang lain. Keren. Selamat tinggal di Inggris. Moga betah Bu.

    BalasHapus
  3. Keren dan menarik mas Ardi :)

    BalasHapus
  4. Sepertinya kalah jauh di banding di ausi yah..

    BalasHapus
  5. Portsmouth termasuk salah satu daerah yg low income di UK mas Ardi Al-Wayshappy jadi wajar kalo kotanya kurang tertata, cb jalan jalan ke Aberdeen atau Edinburgh atau Manchester, atau London pasti beda....

    BalasHapus
  6. koq saya bolak balik disitu kemana-mana dibanyak kota Inggris jarang ya nemu yg gini, deket rumah saya juga gak gini, mungkin ada daerah2nya yang gini ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lihat saja google street view pekarangan daerah pemukiman. Jangan melihat jalan saja tapi pekarangan juga. Bohong anda kalau tidak melihat tong sampah penuh

      Hapus
    2. @ifani. It is a deprived urban area in UK, not a sophisticated area. Please, don't be surprise.

      Hapus
  7. Ternyata ada juga yg seperti itu ya.

    BalasHapus
  8. Kemproh bin gilani ya? kwekwek wong jowo tekan inggris titip sampaikan pemain bolanya pak

    BalasHapus
  9. Sampahnya semua di bungkus plastik rapi , tinggal mulungin. Cuman kayaknya petugas sampahnya males ngambil. Dan sistem daur ulangnya nggak jalan ya?
    Kalau di Rumah saya di Njerman selalu bersih di perumahan kami, karena tukang sampah bio datang tiap hari senin dan kamis , sampah plastik dan kertas tiap rabu jumat. Jadi tidak ada sampah di bungkus plastik seperti itu. Semuanya masuk ke tempat sampah warna warni .

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jerman lebih bagus karena sampah diambil lebih dari sekali dalam seminggu. Disini seminggu sekali nunggu numpuk dan bau dulu bsru datang

      Hapus
  10. Dari tadi mikir lihat foto. Itu kota apa bukan sih….sepi bener jalanannya…

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semua kota di eropa memang sepi kayak kuburan. Kebangeten kalau penduduk sedikit tidak bisa mengatasi masalah sampah.

      Hapus
  11. Jorok.. Bnget.. Kshan klo ada yg mbabu disana, mana mirip kota vampire pulak.. Sepi gituh..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Disini rumah kecil kecil umumnya, jadi senggolan terus. Artinya nggak mungkin bisa mbabu, yang paling memungkinkan jadi 'istri istri'an

      Hapus
  12. sami mawon…..bagus dari depan, belakang sama saja

    BalasHapus
  13. he he pada ngumpetin sampah, krn sampah dijemput seminggu sekali aja di UK, di Norway malah lebih parah, sampah dijemput tiap 2 minggu sekali..kalo mau buang ke tempat pembuangan sampah, kudu bayar, dan kalo ada sampah belebih, kudu beli plastik khusus di community supaya sampah bs diangkut....yg paling Ok Houston, sampah dijemput 2 kali seminggu..mau berapa banyak sampah, tinggal taruh di depan halaman, langsung diangkut :)

    BalasHapus
  14. Mba tinggal dimana di Indonesia? Bagi saya itu sih masih keliatan bersih. Sampah msh dimasukan di plastik alias ga berceceran kyk di Indo. Plus daerahnya yg sepi pastinya bikin ga stress kalo buat tinggal.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tergantung yang menilai. Kalau anda sehari hari tinggal di Bantar Gebang maka anda akan terkagum kagum melihat photo photo diatas. Tapi kalau indra penciuman anda sehat, anda akan tahu bau Bantar Gebang seperti apa. Sayangnya photo tidak bisa mengeluarkan bau

      Hapus
  15. Cara sudut pandangan penulisan yang berbeda dari biasa. Luar biasa isi ceritanya.
    Di sekitar Stadion Manchester United, sampah juga banyak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau mau jujur sebenarnya gampang saja. Lihat pekarangan rumah menggunakan google street view, omong kosong kalau tidak mengakui photo photo di google street view

      Hapus
  16. Tiap sehari ada truk pengambilan sampah disetiap daerah yang datangbpagi pagi jadi malemnya harus ditaruh di pinggir jalan itu bak sampah plastik dll, paginya datang truk ambil kalo tidak ditaruh di pinggir jalan tak bs diambil, jd tak bs dijadikan acuan semua tempat jorok krn sampah di pinggir jalan semua bak nya ditaruh memang harusnya bgt pd malam sblm jadwal truk, lagian rumah rumah difoto kelihatan spt council house bukanlah daerah yg top top amat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maaf maksudnya tiap sehari dalam seminggu

      Hapus
    2. Ya. Hanya sekali dalam seminggu. Ini sebabnya kenapa numpuk dan terlihat di google street view. Kenapa nggak diambil 2 atau 3 kali dalam seminggu. Baunya itu lho. Saya pendatang baru bisa mencium bau tsb, anda penghuni lama atau penduduk asli sudah kebal semua

      Hapus
  17. 11 12 . . . mungkin yg beda isi sampahnya doang

    BalasHapus
  18. In UK & most of european countries...garbage collection itu ada jadwalnya...jadi bukan ngumpetin, tapi menunggu untuk diambil...
    Btw, tempat yang di foto2x juga bukan daerah elit di UK tuh....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Photonya macam macam. Ada yang di Waterloo London, Southampton dan ada juga yang di Portsmouth. Hanya dua photo saya ambil dibelakang rumah tetangga. Yg ada mobilnya.

      Hapus
  19. Benar2 memberikan pengetahuan baru, jadi tdk spt katak di bwh tempurung. Bhw kita sbg org Indonesia tdk perlu merasa inferior dan rendah diri. Thx atas share nya Bu Ardi.

    BalasHapus

Silahkan menuliskan komentar dengan bahasa yang jelas, sopan dan beradab.